Seandainya saya menjadi menteri koperasi

Seandainya Saya Menjadi Menteri Koperasi

Oleh    : Ahmad Fajri Shauti/20212431/2EB01

 kemnkop

            Menjadi seorang menteri merupakan tugas mulia yang diemban oleh insan yang hidup di negara republik, terlebih untuk jabatan sebagai Menteri Koperasi di negara ini. Saya pribadi memiliki cita-cita untuk menjadi orang penting di republik ini, mungkin jika memang dilimpahkan rezeki untuk menjadi seorang menteri koperasi, ini adalah kenyataan yang sangat baik yang ada dalam hidup saya.

Sebelum mengulas mengenai hal yang akan saya lakukan jika menjadi seorang menteri koperasi, saya akan mengulas terlebih dahulu hal mendasar mengenai koperasi dan kondisi terkini mengenai koperasi di negeri ini. Karena, seseorang yang menjadi pemimpin harus memiliki pengetahuan terlebih dahulu mengenai bidang yang akan dipimpin.

Koperasi adalah organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Dari penjelasan tersebut, dapat kita ketahui bahwa koperasi dibuat dan didirikan untuk memberdayakan masyarakat dalam aktivitas perekonomiannya, sehingga tercipta sumber daya manusia yang sejahtera dan tangguh dalam perekonomian.

Seperti kita ketahui sekarang ini, eksistensi dan keaktifan dari kegiatan koperasi di Indonesia kian lama kian menurun. Berdasarkan berita mengenai perkembangan koperasi di Indonesia, Pada akhir masa Kabinet Indonesia Bersatu (KIB), tercatat jumlah koperasi 154.964 unit dan 5 tahun kemudian pada akhir 2012 naik menjadi 194.295 unit, dimana dalam analisis statistik terdapat pertumbuhan koperasi yang baru rata-rata 5,8 persen per tahun; sementara jumlah anggota pada 2008 ada 27,3 juta orang dan pada akhir 2012 tercatat 33,87 juta orang; yang secara statistik rata-rata pertumbuhan anggota sebesar 5,5 persen per tahun.

Selaku badan usaha, terdapat omzet usaha tercatat 68.446 triliun rupiah, lalu naik pada 2012 menjadi 119.182 triliun rupiah, atau naik rata-rata 15 persen per tahun. Jika melihat data di atas yang selalu ada perkembangan positif, bisa saja dianggap bahwa ada pertumbuhan animo
masyarakat untuk bergabung dalam koperasi di negeri ini, bahkan data per semester I tahun 2013, koperasi telah mencapai 200.808 unit.

Namun, terungkap juga bahwa walaupun jumlah koperasi meningkat, ditemukan banyak koperasi yang tidak aktif yang selalu “tidur nyenyak” yang jumlahnya belum menurun, tetap berkisar 29 persen. Lihat saja, pada akhir 2012, ada 54.974 unit dan pada smester I 2013 naik menjadi 58.421 unit koperasi yang tidak aktif. Suatu jumlah yang tidak kecil, bagaikan “ribuan mayat” yang tergeletak bergentayangan yang seakan-akan menanti giliran masuk ke “kuburan massal”. Indikator lainnya dalam mekanisme manajemen perkoperasian seyogianya terlaksana forum silaturahim para anggota selaku pemilik koperasi guna mengambil berbagai keputusan strategis dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang tampaknya masih terseok-seok, rata-rata masih di bawah 50 persen tiap tahun yang menyelenggarakan RAT.

Setelah melihat pemaparan diatas, sebenarnya masih cukup banyak persoalan yang dihadapi oleh koperasi di Indonesia yang menyebabkan kinerja nya sangat menurun. Menurut beberapa data yang telah saya amati, koperasi di Indonesia ini masih memiliki keterpurukan pada hal mendasar dalam menjalani kegiatan ekonomi di dalam koperasi, hal tersebut adalah aspek manajerial, sumber daya manusia, peran pemerintah, dan lingkungan sekitar dari koperasi tersebut.

Jika saya menjadi seorang menteri koperasi, saya akan membuat kebijakan dan program kerja yang tentunya semakin memberdayakan masyarakat dan meningkatkan eksistensi dari koperasi itu sendiri. Memperbaiki sistem yang mungkin tidak tepat dalam pelaksanaannya, membuat inovasi pada aktivitas koperasi, dan melakukan upaya-upaya lain yang setidaknya membuat masyarakat luas lebih sadar akan koperasi sehingga terwujudnya perekonomian yang kuat di sisi menengah ke bawah.

Merubah Sistem

Ini merupakaan tindakan struktural yang dilakukan oleh seorang pemimpin. Merubah satu sisi, berarti harus menyiapkan solusi pada resiko yang akan timbul dari perubahan yang dilakukan pada salah satu sistem yang telah ada. Ada beberapa sistem yang perlu diubah, contohnya adalah saat ini terdapat perkembangan yang cukup signifikan yang dialami oleh lembaga koperasi berbasis ekonomi syariah. Kita dapat meniru sistem yang dipakai oleh koperasi dengan sistem ekonomi syariah, contohnya adalah pada jenis usaha yang dilakukan. Menjauhi riba, melakukan transaksi yang halal dan tanpa ada unsur yang tidak jelas, dan masih banyak lagi.

Manajerial

            Koperasi sangat akrab pada masyarakat menengah kebawah yang kita dapat menilai kebanyakan dari masyarakat menengah kebawah adalah orang-orang yang sangat minim akan pengetahuan manajemen yang baik. Saya sebagai menteri koperasi akan membuat program pelatihan untuk para pengurus koperasi di seluruh Indonesia agar memiliki pengetahuan yang luas dan banyak serta lebih bisa mengelola koperasi dengan sangat baik. Sehingga, jika hasil yang diperoleh dari pelatihan ini sangat baik, maka tidak dapat dipungkiri bahwa manajemen dari koperasi di Indonesia akan semakin mebaik dan ini akan membuat perkonomian di kalangan menengah ke bawah menjadi terbantu untuk menjadi masyarakat dengan perekonomian yang kuat dan memeliki ketahanan yang tinggi.

Kebijakan

            Saya sebagai menteri koperasi akan membuat kebijakan yang mempermudah jalannya aktivitas perkoperasian, dengan meminimumkan kesenjangan dalam demokrasi ekonomi juga dengan melakukan kerjasama antara koperasi dengan masyarakat dengan potensi kepemilikan modal yang besar. Dan terakhir, saya sebagai menteri koperasi akan memberikan bantuan kepada koperasi-koperasi yang sekiranya memerlukan bantuan secara finansial maupun fasilitas koperasi guna menciptakan kinerja koperasi yang semakin efektif dan dinamis.

Demikian tulisan saya mengenai Seandainya Saya Menjadi Menteri Koperasi, semoga bermanfaat bagi kita semua. Anda ingin perekonomian Indonesia semakin lebih baik? Mari berdayakan koperasi di negeri ini untuk perekonomian Indonesia yang lebih baik!!!

Sumber            : – Pemikiran Pribadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s